Apakah anda setuju dengan saya bahwa hidup kita semakin hari semakin berat ? Betul, anda ternyata setuju dengan saya.
Hidup kita setiap harinya semakin bertambah saja, banyak masalah yang kita hadapi baik itu dari keluarga, tempat kerja, dengan istri atau suami, dengan anak, biaya hidup yang semakin melambung padahal gaji tidak pernah naik, bencana alam, persoalan sosial, dsb.
Akibat dari beban yang berat itu, tidak sedikit orang yang merasakan terbeban, depresi, stress bahkan sakit jiwa, menderita sakit yang tidak mudah sembuh, kehilangan pengharapan dan ingin bunuh diri, dsb.
Persoalannya, bagaimana cara pandang kita terhadap suatu masalah. Apakah kita memandangnya bahwa masalah yang dihadapi sangat berat, tidak ada jalan keluar sama sekali, tidak ada orang yang bisa menolong. Alias selalu negative Atau …..
Masalah yang dihadapi pasti mempunyai jalan keluar, masih ada pengharapan, selalu positif.
Inilah yang sering dilupakan oleh kebanyakan orang, setiap kali menghadapi masalah selalu ditanggapi dengan salah.
Seharusnya sebagai orang beriman tidak demikian, anda harus mempunyai keyakinan bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluar. Tinggal apakah kita mau untuk mencari jalan keluar tersebut, apakah kita mau memupuk keyakinan dan pengharapan kita sekalipun sedang menghadapi masalah. Oleh karena itu ikuti cara praktis dibawah ini, ketika anda sedang menghadapi masalah :
1. Berusahalah untuk sadar bahwa di dunia ini tidak ada orang yang hidupnya mulus-mulus saja termasuk anda. Dengan menyadari bahwa dalam kehidupan kita tidak terlepas dari masalah akan memampukan anda mengerti bahwa setiap langkah yang anda lakukan mengandung 2 konsekuensi yaitu mendapatkan hasil yang baik atau bisa mendapatkan hasil yang tidak menyenangkan yaitu timbulnya masalah.
2. Yakin dan percayalah bahwa masalah yang dihadapi seberapapun beratnya, pasti masih ada celah keluar yang dapat anda temukan. Sama seperti kalau anda melihat sebuah rumah yang terlihat tertutup rapat masih ada angin yang berhembus kedalamnya.
3. Pertimbangkan masak-masak segala resiko yang akan anda hadapi ketika anda sedang menjalankan tanggung jawab atau pekerjaan anda. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan masalah yang mungkin anda hadapi.
4. Jika masalah sudah membelenggu anda, berani terbuka terhadap seseorang yang kira-kira mampu memberi pemecahan masalah atau setidaknya mendengarkan keluh kesah anda.
5. Jika memang anda seorang beriman, berserahlah kepada Tuhan secara penuh sebab hanya Dia yang mampu menerima dan memberikan kelegaan kepada anda. Dalam Injil Matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
Sekarang tergantung dari anda, apakah anda mau…?



0 komentar:
Poskan Komentar