Kata Respek berasal dari akar kata bahasa latin yang berarti “melihat” atau “memandang”. Respek berarti suatu cara khusus memandang orang lain. Respek adalah cara menghargai orang lain hanya karena dia adalah seorang manusia. Hal itu secara tidak langsung menyatakan bahwa menjadi manusia itu sendiri mempunyai nilai tersendiri dan memilih untuk menghargai orang lain merupakan suatu nilai.Jadi sulit kan untuk dilihat bagaimana seseorang bisa membuat komitmen untuk menolong orang lain kecuali dia melihat hal itu sebagai yang berharga bagi dirinya.
Kalau saya bertanya kepada anda, “Apakah membaca, sesuatu yang berharga bagi anda ? Mungkin anda menjawab “Ya”.
Kemudian saya bertanya lagi, “Berapa banyak anda membaca, dan macam buku apa yang anda baca ?
Anda menjawab, “memang saya mengatakan bahwa membaca itu berharga bagi saya, tapi saya tidak cukup waktu untuk membaca. Saya terlalu sibuk dengan pekerjaan maupun di rumah. Nyatanya, saya tidak membaca satu bukupun tahun ini.”
Itu artinya bahwa melihat (respek) bisa dilakukan hanya dengan mengerti, mengerti bahwa membaca adalah suatu yang berharga tetapi tidak harus melakukannya.
Tetapi pada sisi lain, melihat (respek) tidak hanya cukup untuk di mengerti tetapi harus dilakukan dalam sebuah tindakan sehingga akhirnya bisa tahu bahwa hal yang dimengerti jika dilakukan betul-betul dapat mengatakan bahwa itu berharga.
Anda mengerti bahwa membaca adalah suatu yang berharga, tetapi akan lebih berharga jika itu dilakukan.
Demikian pula respek, respek akan menjadi bernilai jika itu tidak hanya dimengerti tetapi juga diwujudkan dalam bentuk tindakan.
Sikap yang demikian ini yang dibutuhkan oleh orang lain ketika mereka membutuhkan pertolongan dari kita. Sebab permasahalan yang sering dihadapi mengapa konseling patoral tidak terjadi, karena tidak adanya respek kepada orang lain.
Itulah kenapa respek perlu kita perhatikan benar bahkan kita bangun dengan baik dalam diri kita jika kita ingin bahwa hidup kita berguna bagi orang lain.



0 komentar:
Poskan Komentar